soul

soul
don't let the rain fall

Mengenai Saya

Foto saya
tentukan... temukan...perjuangkan...pertahankan... semua hal yang ingin kau dapatkan, cita-citakan, impikan...

Minggu, 06 Februari 2011

Kepada sang musuh..

Apa yang terjadi padamu dan apa yang merubahmu aku tak tahu. Aku masih belum percaya ini, apa yang ku saksikan saat malam-malam yang dingin menggigit, tiba-tiba saja kau mengayunkan pedangmu ke leherku. Entah mungkin karena ku telah memiliki firasat, tubuhku refleks dengan sendirinya menghindar dari ancaman mata pedangmu yang tajam bagai mata elang..

Untuk sekejab aku mematung di tempatku berdiri saat itu, tak tahu harus bagaimana dan tak paham bagaimana bersuara. Terlalu mendadak apa yang kau lakukan itu. Aku sama sekali masih asing dengan semua tindakanmu. Ku pikir aku sudah mengenalmu luar dalam, dari kulit ari sampai dengan hatimu..ternyata tidak.

Kalau itu yang kau mau, aku siap jadi musuhmu..

Kamis, 03 Februari 2011

I Hate you As Much as i Love You

kata orang benci dan cinta itu sebelas dua belas, hampir sama maksudnya, susah untuk dibedakan..

Benarkah?

coba aku pikir sebentar.. hmmm.. yeaah, mungkin ada benarnya..
tapi mungkin bukan hampir sama, tapi berdekatan, antara benci dan cinta itu,,

misalkan saja bila sepasang kekasih yang tadinya saling menyayangi, bahkan mengaku saling mencintai, tapi saat hubungan mereka putus, rasa cinta itu digantikan dengan rasa benci yang sangat besar..atau misalnya, seperi di sinetron atau film-film, yang tadinya benci setengah mati bisa jadi saling menyayangi..
itu mungkin sudah biasa, kalian sudah tau semuanya..

hmm..
tapi kalau kasusnya sepeti ini bagaimana?
I hate you as much as I love you..
aku membencimu sebesar aku mencintaimu..

ini yang aku rasakan beberapa saat yang lalu, dan aku bingung saat memikirkannya sekarang..

keinginanku untuk membunuhnya sebesar keinginanku untuk selalu melindunginya
keinginanku untuk melepaskannya sebesar keinginanku untuk selalu memeluknya
keinginanku untuk membalas dendam padanya sebesar keinginanku untuk memberinya yang terbaik
keinginanku untuk melukai hatinya sebesar keinginanku untuk tak mengecewakannya
kebencianku telah meluap seperti kasih sayang yang selalu ku curahkan untuknya..

sekarang,
aku sebenarnya membencinya atau mencintainya??
pilihannya:
aku terlalu membencinya sampai aku tak sadar aku telah mencintainya, atau
aku terlalu mencintainya sampai-sampai aku aku begitu membencinya saat dia meninggalkanku, berulang kali...

hujan, aku masih membecinya..

Musim hujan saja belum berakhir, malah baru dimulai, tapi kau telah pergi lagi..
Aku tak akan pernah menyukai hujan seperti kau menyanjungnya. Alasanku tak menyukainya adalah alasan kau mengagungkannya..
Kau bilang kau suka hujan karena hujan datang membawa hawa dingin yang menentramkan. Dan aku, alasanku membencinya adalah karena itu, karena hujan membawa hawa dingin yang menentramkan sampai-samoai kau tak menyadari ia telah masuk merasuk dalam daging dan tulangmu, menggerogoti tubuhmu, dan mati..
Terlalu sadis kah? Atau terlalu membingungkan, hah?
Ah, sudahlah.. aku rasa itu...hanya aku yang berpikir seperti itu..
Yang pasti, aku kini kembali sendiri saat hujan yang selalu kau tunggu-tunggu turun membawa pasukan sekutunya, hawa dingin itu, yang membuatku semakin merana dengan hentakan keras dingin penuh kerinduan padamu, matahari..
Dan aku kembali mengingatmu..

saat tengah malam..

Ketika malam kembali hadir ketika aku hampir saja lupa akannya. Ketika saat itu aku mulai menyadari kedatangan para tentara malam yang yang membuat malam ini sedingin di kutub. Aku kembali teringatkan akan dirimu.

Kau yang telah memutuskan untuk pergi menjauh dariku. Entah untuk apa itu aku tak peduli ataupun tak ingin tau alasannya. Yang ku tahu hany aselembar surat yang kau tinggalkan untukku. Yang memintaku untuk tetap membeku menunggumu sampai malam berakhir, entah kapan.

Tak taukah kau aku tak tahan dengan kedinginan yang malam hadirkan ini? Terlalu menusuk tasanya, sampai perih hati rasanya ingin menangis. Ku pikir kau sudah tau. Ah, seandainya saja kau tahu..

Hingga kapan kau akn terus membodohiku? Merayuku dengan segala janji-janjimu? Katamu kau kan memelikku saat dingin malam serasa akan mencekikku?

Tapi kini kau malah seenaknya pergi meninggalkanku. Aku tak kuat untuk beranjak, baik menjemputmu atau maninggalkanmu. Tubuhku membeku, terlalu dingin untukku..

Selasa, 01 Februari 2011

fall down!

this is....
i can' t say anything..
this is make me feel i'm fall from the high place..
never feel like this before,
i'm so sad, confuse , depress,

what can i do?
what should i do?

apakah aku sebodoh itu teman-teman??